Tanaman Pangan Kekeringan di Kab.Wonogiri
Sumber: www.jawatengah.go.id
Ratusan hektare (Ha) tanaman pangan di 10 desa di Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri terancam kekeringan. Ini merupakan kejadian ironis, mengingat kemunculan kasus kekeringan tanaman pangan justru berlangsung di musim penghujan.
Sejumlah petani di Kecamatan Selogiri mengatakan, ancaman kekeringan terjadi karena sudah sekitar 10 hari terakhir ini tidak turun hujan.
‘’Padahal semaian bibit padi sudah terlanjur ditanam di sawah. Akibatnya bibit tersebut sekarang layu dan mengering,'’ keluh Joko, petani di Desa Jetak, Kecamatan Selogiri.
Keluhan sama dikemukakan petani Warso, Mikun dan Ny Sinah di Desa Pare, Kecamatan Selogiri. Mereka meratapi nasibnya, menyusul ketika mendapati kenyataan tanaman padinya mengering, setelah dalam sepuluh hari terakhir ini tidak turun hujan.
Tak hanya tanaman padi yang terancam kekeringan. Tanaman palawija seperti jagung dan kacang tanah.
Kepala Dinas Pertanian Wonogiri Ir Guruh Santosa didampingi Kasubdin Bimas Tanaman Pangan Ir Karno, menyatakan heran terhadap fenomena alam sekarang ini. Pasalnya saat musim rendengan justru hujannya menghilang. Mestinya, di bulan Januari seperti sekarang ini air melimpah karena hujan sedang deras-derasnya.
Camat Selogiri Drs Bambang Haryanto, Selasa (9/1), melaporka seluas 917 Ha tanaman pangan di Selogiri terancam kekeringan. Untuk menyikapi resiko terburuk, pihaknya memohon Pemkab memberikan bantuan benih, untuk kelak dapat dipakai tanam ulang.Cyber